Maredan Rt.01 Rw, 39, Sendang Tirto, Berbah, Sleman

0821-3850-3603 windyasts@yahoo.com

Alat Musik Tradisional

ALAT MUSIK TRADISIONAL

Alat Musik – Biasanya alat musik tradisioal digunakan untuk mengiringi acara adat, terutama untuk masyarakat daerah yang mempunyai kepercayaan dan aturan adat yang kuat. Alat musik merupakan bagian dari kesenian pada setiap daerah di Nusantara.

Alat Musik Tradisional Maluku

Berikut ini adalah beberapa macam alat musik tradisional maluku :

 

1. Arababu

Alat Musik Tradisional Maluku Arababu

Arababu merupakan alat musik tradisional yang berasal dari Maluku dan mempunyai bentuk yang menyerupai Rebab (Alat musik dari Arab). Menurut sejarahnya, alat musik Arababu berkembang pada pulau Maluku setelah pedagang Arab yang datang untuk berdagang di Indonesia.

Arababu adalah alat musik tradisional yang digunakan dengan cara di gesek, yang membedakan dari Rebab adalh alat musik ini mempunyai satu buah senar saja sedangkan rebab mempunyai 2 buah senar, Arababu mempunyai sebuah bagian pegangan yang berupa bambu serta tabung resonansi suara yang dibuat dari tempurung kelapa.

Hingga sekarang, alat musik, Arababu masih bisa ditemui pada acara-acara daerah tertentu tetapi keberadaan alat musik Arababu masih sangat mudah digantikan dengan alat-alat musik yang modern.

2. Tahuri / Korno

Alat Musik Tradisional Maluku Korno

Contoh alat musik tradisional Maluku Fu juga lebih terkenal dengan sebutan Tahuri / Korno, Alat musik ini bisa dibilang sangat “tradisional”. Mungkin anda pertama kali melihatnya, anda akan berpendapat bahwa ini adalah benda koleksi yang bentuknya seperti cangkang hewan.

Alat musik yang telah berkembang di Maluku terutama masyarakat yang tinggal di pesisir pantai. Tahuri telah ada dan berkembang pada abad sekitar ke-19 yang pada saat itu digunakan dengan alat musik tradisional Maluku lainnya.

Sebelum digunakan sebagai alat musik, Tahuri / Korno digunakan untuk mengundang masyarakat sekitar untuk berkumpul membahas masalah atau lainnya, panjang dan banyak tiupannya Tahuri mempunyai makna tersendiri, seperti 1 tiupan pendek untuk memanggil 1 tiupan panjang untuk memperingati gelombang dan lainnya

Membuat Tahuri / Korno

Jika dilihat bentuknya, bisa disimpulkan bahwa Tahuri berasal dari alam, Cangkang kerang yang digunakan dipakai dalam pembuatannya berasal dari daerah Saumlaku, Kep. Aru dan Banda. Kerang yang dapat dicuci hingga bersih lalu dilubangi memakai bor.

Besar kecil lubang yang dibuat akan membuat Tahuri menghasilkan nada yang ditentukan, selalu kerang yang kecil bisa menghasilkan nada tinggi / nyaring sedangkan yang besar mengeluarkan suara yang besar atau bernada rendah.

Selain berada di Maluku, Tahuri terkenal di daerah Biak, Papua dengan nama Fu. Alat musik tradisional tersebut digunakan untuk memanggil penduduk atau sekedar mengiringi tarian khas.

3. Idiokordo

Alat Musik Tradisional Maluku Idiokordo

Alat musik yang lumayan terkenal di Nias Utara , Idiokordo dikenal dengan julukan Tatabuhan, sebuah alat musik yang mempunyai 3 dawai dan dimainkan dengan cara dipetik, sekilas Idiokordo sama dengan alat musik Siter (alat musik petik gamelan Jawa).

Alat musik ini dibuat dengan menggunakan kayu pada bagian utamanya serta diukir dan dibentuk sedetail mungkin agar menambah kesan dari alat musik tersebut. Penggunaan dari idiokordo umumnya untuk acara-acara adat setempat atau sekedar hiburan jika digunakan sendiri.

4. Totobuang

Alat Musik Tradisional Maluku Totobuang

Alat musik tradisional Maluku Totobuang adalah alat musik asli masyarakat Maluku yang tidak dipengaruhi oleh budaya luar sedikit pun. Alat musik ini adalah benda khas warga yang wilayahnya beragama Kristen. dalam acara musik sering Totobuang bersanding dengan alat musik dan dimainkan oleh masyarakat daerah tersebut.

Peranan masing-masing alat musik mempunyai fungsi yang berbeda dan saling mengisi kekurangan satu sama lain. Totobuang sendiri adalah dominasi dari alat musik Tifa, yang umumnya terdiri dari Tifa Jekir, Tifa Dasar, Tifa Potong, Tifa Jekir Potong dan Tifa bas dan dengan gong untuk pelengkap.

Sangat mengkhawatirkan eksistensi alat musik ini di dunia kesenian dan budaya musik daerah sudah mulai akan hilang semenjak kecintaan masyarakat yang semakin berkurang terhadap alat musik daerah. ditambah dengan adanya budaya musik luar yang seperti menjajah kesenian lokal Nusantara.

5. Rumba

Alat Musik Tradisional Maluku Rumba

Nama alat musik tradisional Maluku yang ini mungkin tidak asing ditelinga kita karena memang keberadaannya yang semakin sulit di jumpai di daerah. Rumba merupakan alat musik yang terbuat dari kayu dan labu (buah). Rumba juga termasuk dalam jenis alat musik perkusi.

Rumba dipercaya menjadi alat musik khas Cuba (Republic of Cuba) yang kemudian dibawa ke ambon oleh pedagang Spanyol yang datang dan singgah di Indonesia. Rumba dibuat dari tempurung kelapa yang diisi pasir kasar (yang sangat kering) atau batu kerikil atau bahkan bisa keduanya dan diberi pegangan dari kayu.

Untuk mengeluarkan suara, Rumba cukup digoyangkan layaknya bermain alat musik Marakas dari luar, Suara yang dikeluarkan tidak terlampau bagus jika dimainkan solo tanpa adanya alat musik tambahan lain, karena memang sifatnya yang sebagai perkusi.

6. Hawaiian

Alat Musik Tradisional Maluku Hawaiian

Dari bentuk alat musik Hawaia mirip dengan gitar, namun ternyata berbeda, Hawaia tidak sepenuhnya menjadi alat musik tradisional sejak untuk menggunakannya kita memerlukan energi listrik agar bisa digunakan, Hawaia memiliki 8 dawai dan harus di stem (setting) terlebih dahulu agar menghasilkan suara yang tidak sumbang.

Untuk dapat mengeluarkan suara, dawai yang digunakan harus ditekan menggunakan alat khusus yang dibuat dari plat besi atau plastik sebesar ibu jari tangan. Suara yang dihasilkan sangat khas, layaknya gitar listrik yang sedang dipetik lalu digoyangkan suaranya bergelombang.

7. Suling Melintang (Floit)

Alat Musik Tradisional Maluku Suling Melintang

Alat musik tradisional Maluku “Floit” merupakan nama lain dari Suling Melintang tetapi di daerah Maluku terkenal denga sebutan Floit, Alat musik Floit digunakan lebih dari 30 orang dalam bentuk kelompok akord suara 1,2,3, dan 4.

Cara menggunakannya seperti di daerah barat, sebab mempunyai suara Sopran, Alto, Tenor, dan Bass. Suling ini sendiri adalah alat musik impor yang sudah mendapat pengaruh budaya luar tetapi sangat disukai masyarakat tradisional.

Alat musik tradisional yang dijuluki Suling Melintang dibuat dengan seruas bambu yang bagiannya diberikan penyekat pada bagian ujungnya dengan diameter suling yang dilengkapi 6 buah lubang nada dan 1 lubang untuk meniup. Alat musik ini dimainkan pada saat penyambutan tamu, acara adat, atau resepsi pernikahan warga daerah.

JOGJA DRUMBANDDrumband | Marching Band Jogja | Alat Music | Seragam | Kostum Kami menawarkan produk menggunakan spare part impor, seperti head, lug, ring dengan harga bersaing, Anda bisa membandingkannya dengan harga di toko, maupun produsen yang lain di seluruh Indonesia. Untuk pemesanan bisa KLIK DISINI. Hubungi Kami di Telp : 0821-3850-3603 Fax : 0274-4435353 | email : windyasts@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat