Mengenal Notasi Gamelan Jawa

jogja drumband

MENGENAL NOTASI GAMELAN JAWA

Mengenal Notasi Gamelan Jawa – Nih bagi Anda yang sedang ingin belajar memainkan alat musik pukul ini yaitu gamelan. Alangkah lebih baik jika kita mengerti terlebih dahulu apa saja notasi notasi pada gamelan jawa.

Notasi Gamelan Jawa

TANGGA NADA PENTATONIK GAMELAN

Musik gamelan mempunyai landasan sistem tangga nada tertentu yang berdasarkan  pada sistem penggunaan 5 nada (pentatonis). Dalam hal ini sebutan tangga nada dalam gamelan diistilahkan sebagai laras yang berarti rangkaian nada dalam 1 gembyangan/ oktaf  yang mempunyai jumlah, suarantara/ interval,  wilayah nada serta frekuensi nada tertentu.

Ada dua macam laras dalam musik tradisional gamelan, yaitu laras pelog dan laras slendro. Kedua laras tersebut mempunyai kedudukan tersendiri yang merupakan laras khas Indonesia. Sedangkan jarak antar nada (interval nada) dalam gamelan sering disebut sebagai sruti. Secara garis besar dapat dijelaskan bahwa laras pelog mempunyai sruti tidak sama, dan laras slendro mempunyaisruti yang sama. Jika dideskripsikan dengan teori pendekatan pada musik modern (musik diatonis), maka laras pelog mirip dengan tangga nada mayor, sedangkan laras slendro mirip dengan tangga nada minor. Dalam hal ini teori pendekatan hanya berdasarkan pada kedekatan frekuensi nada-nada diatonis pada gamelan, yang juga tidak berarti kedua laras tersebut sama dengan tangga nada dalam musik diatonis yang pada dasarnya sudah mempunyai sistem nada yang baku.

Di dalam musik gamelan, dikenal sistem penulisan nada (notasi) yang digunakan untuk menuliskan tinggi-rendah serta panjang-pendek nada yang diistilahkan dengan sebutan titi laras. Penulisan tersebut disimbolkan dengan menggunakan lambang angka yang sering disebut dengan titi laras Kepatihan. Adapun titi laras Kepatihan tersebut adalah sebagai berikut :

EMBAT PADA GAMELAN

Embat adalah kesan yang timbul karena penyimpangan sruti-sruti dari sruti-sruti yang tertentu. Misalnya ada dua perangkat gamelan, salah satu nadanya sama misalnya nada nem, tetapi nada-nada lainnya tidak sama. Hal ini dapat terjadi, karena sruti-sruti dari dua perangkat gamelan tersebut tidak sama. Pada hakekatnya embat bersifat subyektif, artinya didasarkan atas perasaan dan kehendak pembuat atau pemesan gamelan. Ada beberapa macam embat, antara lain :

  1. Embat Sundari, ialah embat yang menimbulkan kesan tenang (luruh).
  2. Embat Larasati, ialah embat yang menimbulkan kesan lincah (rongeh).

3.Embat Lurus/Jejeg, ialah embat yang menimbulkan kesan luruh maurongeh.

PATHET PADA GAMELAN

Gendhing/lagu disusun dari deretan nada. Pada waktu gendhing/lagu dimainkan tentu terdengar suatu nada yang member kesan berhenti (bahasa Jawa : sumeleh) seperti tanda titik pada kalimat tertulis. Nada yang member kesan berhenti itu disebut nada dhong. Nada dhong ini serupa dengan nada 1 (do) dalam tangga nada mayor, atau 6 (la) dalam tangga nada minor dalam musik internasional. Nada dhong merupakan nada yang terpenting. Andaikata dalam seni drama, nada dhong adalah pemegang peran utama (hoofdrol).

Nada dhong adalah suatu nada yang mempunyai tugas utama atau tugas terberat dalam suatu laras. Karena nada dhong mempunyaitugas utama dan memberikan kesan berhenti pada gendhing, maka pada umumnya gendhing selalu berakhir pada nada dhong.

Pada laras Slendro, nada yang diberi tugas sebagai nada dhong ialah :

  1. Nada gulu(2), disebut pathet nem.
  2. Nada lima(5), disebut pathet sanga.
  3. Nada nem(6), disebut pathet mayura.

Pada laras Pelog, nada yang diberi tugas sebagai nada dhog ialah :

  1. Nada gulu(2), disebut pathet nem.
  2. Nada lima(5), disebut pathet lima.
  3. Nada nem(6), disebut pathet barang.

JOGJA DRUMBANDDrumband | Marching Band Jogja | Alat Music | Seragam | Kostum Kami menawarkan produk menggunakan spare part impor, seperti head, lug, ring dengan harga bersaing, Anda bisa membandingkannya dengan harga di toko, maupun produsen yang lain di seluruh Indonesia. Untuk pemesanan bisa KLIK DISINI. Hubungi Kami di Telp : 0821-3850-3603 Fax : 0274-4435353 | email : windyasts@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat